Tugas Komunikasi Politik
1. Tema yang saya pilih adalah Perebutan 'Suara' Kaum Millenial di Pilpres 2019
2. Saya memilih tema Perebutan 'Suara' Kaum Millenial di Pilpres 2019 karena belakangan ini diketahui bahwa kubu petahana menggaet ketua penyelenggara Asian Games 2018, Erick Thohir, sebagai Tim Kampanye Nasional (TKN) bagi pasangan Jokowi - Ma'aruf. Hal tersebut dinilai akan memecahkan 'suara' generasi millenial karena sebelumnya Erick Thohir bekerja sama dengan para pemuda-pemudi yang menjadi volunteer untuk mensukseskan Asian Games 2018
3. Referensi yang digunakan
a. Buku: Komunikasi Politik Pada Era New Media. Karya Roni Tabroni, M.Si
b. Jurnal: Komunikasi Politik di Era Media Sosial. Karya Faridhian Anshari
4. Dengan mengutip dari Website Republika diketahui bahwa Generasi millenial menurut William Strauss dan Neil Howe, adalah mereka yang lahir pada tahun 1980-1990, atau pada awal tahun 2000. Mereka ini juga merupakan generasi yang hidup tanpa lepas dari gadget-nya. Pada gadget-nya tersebut mereka mengandalkan media sosial untuk mencari informasi, hiburan, belanja daring (online) dan sebagainya. Dalam media sosial tersebut juga dapat diketahui trend-trend seperti apa yang sedang disukai oleh para penggunanya.
Jika dilihat dari tulisan diatas, orang yang terlahir terakhir pada generasi millenial berumur 18 tahun. Artinya, seluruh generasi millenialnya dapat menggunakan hak pilih mereka untuk pemilihan presiden (pilpres) yang akan datang, yaitu pilpres 2019.
Pilpres 2019 memiliki dua pasang kandidat yaitu, Jokowi - Ma'aruf (yang merupakan kubu petahana) dan Prabowo - Sandiaga. Masing-masing dari kandidat tersebut memiliki keunggulannya serta strategi masing-masing untuk merebut 'suara' dari masyarakat Indonesia.
Beberapa waktu lalu kubu Jokowi-Ma'aruf mengumumkan ketua Tim Kampanye Nasional mereka yaitu Erick Thohir. Erick Thohir merupakan seorang pengusaha yang juga memiliki klub sepakbola, basket, media serta hal-hal lainnya. Selain itu, Erick Thohir juga mendapat jabatan sebagai ketua penyelenggara di Asian Games 2018. Hal tersebut diduga akan memecah hak pilih para generasi millenial di pilpres 2019 mendatang. Karena sebelumnya Erick Thohir telah bekerja sama dengan volunteer yang merupakan pemuda-pemudi di Indonesia. Disisi lain, kubu oposisi, memiliki Sandiaga Uno yang dikenal dekat dan membaur dengan para generasi millenial. Hal tersebut yang akan memungkinkan bagi kubu Prabowo-Sandi dalam menggaet hak pilih para generasi millenial.
Berdasarkan data yang dikutip oleh Detik.com, KPU menyatakan terdapat sekitar 79 juta pemilih dari kalangan muda dengan maksimal usia 35 tahun pada tahun 2019. Hal tersebutlah yang akan diperebutkan para kandidat untuk memenangkan pipres mendatang, tentunya dengan melakukan strategi serta pendekatan kepada generasi millenial.
Jika dilihat dari tulisan diatas, orang yang terlahir terakhir pada generasi millenial berumur 18 tahun. Artinya, seluruh generasi millenialnya dapat menggunakan hak pilih mereka untuk pemilihan presiden (pilpres) yang akan datang, yaitu pilpres 2019.
Pilpres 2019 memiliki dua pasang kandidat yaitu, Jokowi - Ma'aruf (yang merupakan kubu petahana) dan Prabowo - Sandiaga. Masing-masing dari kandidat tersebut memiliki keunggulannya serta strategi masing-masing untuk merebut 'suara' dari masyarakat Indonesia.
Beberapa waktu lalu kubu Jokowi-Ma'aruf mengumumkan ketua Tim Kampanye Nasional mereka yaitu Erick Thohir. Erick Thohir merupakan seorang pengusaha yang juga memiliki klub sepakbola, basket, media serta hal-hal lainnya. Selain itu, Erick Thohir juga mendapat jabatan sebagai ketua penyelenggara di Asian Games 2018. Hal tersebut diduga akan memecah hak pilih para generasi millenial di pilpres 2019 mendatang. Karena sebelumnya Erick Thohir telah bekerja sama dengan volunteer yang merupakan pemuda-pemudi di Indonesia. Disisi lain, kubu oposisi, memiliki Sandiaga Uno yang dikenal dekat dan membaur dengan para generasi millenial. Hal tersebut yang akan memungkinkan bagi kubu Prabowo-Sandi dalam menggaet hak pilih para generasi millenial.
Berdasarkan data yang dikutip oleh Detik.com, KPU menyatakan terdapat sekitar 79 juta pemilih dari kalangan muda dengan maksimal usia 35 tahun pada tahun 2019. Hal tersebutlah yang akan diperebutkan para kandidat untuk memenangkan pipres mendatang, tentunya dengan melakukan strategi serta pendekatan kepada generasi millenial.
Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180830012642-32-326048/erick-thohir-dianggap-dapat-menjangkau-suara-milenial
https://news.detik.com/berita/d-4203213/mampukah-erick-thohir-gaet-milenial
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4187890/rommy-erick-thohir-bisa-jadi-ikon-millenial-timses-jokowi-maruf
https://www.republika.co.id/berita/koran/inovasi/16/12/26/ois64613-mengenal-generasi-millennial
https://news.detik.com/berita/d-4203213/mampukah-erick-thohir-gaet-milenial
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4187890/rommy-erick-thohir-bisa-jadi-ikon-millenial-timses-jokowi-maruf
https://www.republika.co.id/berita/koran/inovasi/16/12/26/ois64613-mengenal-generasi-millennial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar